jurnalnusantara.co.id, KABUPATE CIREBON – Ribuan masyarakat memadati sepanjang Jalan KH. Zaenal Musthofa hingga Jalan Ki Bagus Rangin, Desa Bojong Kulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, untuk menyaksikan kemeriahan Karnaval Imtihaan Akhirussanah yang diselenggarakan oleh TKQ, TPQ Al Wildan, serta TPQ MDTU Tuhfatul Athfal, Minggu (21/06/2026).
Masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa, para remaja hingga anak-anak, tampak antusias menyaksikan iring-iringan peserta karnaval yang berlangsung meriah.
Berbagai penampilan menarik dan kreatif dari para santri menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang memadati sisi jalan sepanjang rute karnaval.
Pantauan awak media di lokasi, meskipun cuaca cukup terik dengan sinar matahari yang menyengat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan kepada para peserta.
Warga terlihat tetap bertahan di sepanjang jalan demi menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku bangga atas terselenggaranya kembali kegiatan karnaval tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena selain menjadi ajang hiburan masyarakat, juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
“Kami sebagai warga sangat bangga bisa menyaksikan acara karnaval seperti ini. Apalagi acara karnaval di Bojong Kulon sudah lama tidak diselenggarakan. Kalau tidak salah, hampir sekitar tiga tahunan baru kembali dilaksanakan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, masyarakat Bojong Kulon masih akan disuguhkan kegiatan serupa dalam waktu dekat. Pada 24 Juni mendatang, akan digelar kembali karnaval Imtihaan Akhirussanah yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan keagamaan lainnya di desa yang sama.
“Nanti tanggal 24 Juni ada lagi acara seperti ini. Bedanya, yang sekarang merupakan Imtihaan Akhirussanah TKQ Al Wildan dan MDTU Tuhfatul Athfal. Kalau tanggal 24 Juni nanti dilaksanakan di Dusun Majasri, masih Desa Bojong Kulon, untuk kegiatan Imtihaan Akhirussanah MDTU Darul Ulum,” tuturnya.
Karnaval Imtihaan Akhirussanah tersebut tidak hanya menjadi momentum pelepasan dan apresiasi bagi para santri yang telah menyelesaikan proses pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari pelestarian tradisi pendidikan keagamaan yang telah mengakar di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar para santri, meningkatkan peran serta masyarakat dalam mendukung pendidikan agama, serta mempererat kebersamaan dan kekompakan warga Desa Bojong Kulon.
(Dadang)
